Harmoni Puasa (30) Dakwah Islamiyah Banyak Dilakukan di Rumah Para Mubaligh
Cari Berita

Advertisement

Harmoni Puasa (30) Dakwah Islamiyah Banyak Dilakukan di Rumah Para Mubaligh

Senin, 03 Juni 2019

@aldinosw_

Rumah

Sebelum munculnya bentuk lembaga pendidikan Pesantren yang begitu banyak seperti saat ini, pengajaran dan dakwah islamiyah banyak dilakukan di rumah rumah para mubaligh, mereka mengajarkan agama kepada keluarganya lambat laun terdapat masyrakat yang ikut juga dalam rombongan belajar. 

Pengajaran di rumah- rumah berlangsung secara terus menerus dan menjadi tradisi di lingkungan masyarakat jawa. masyarakat muslim mempunyai komitmen bahwa kemampuan membaca al Qur'an merupakan suatu keharusan sehingga orang tua selalu mendorong anaknya untuk mempelajari al qur'an. 

Setelah menyelesaikan pelajaran al qur'an maka dilanjutkan dengan pelajaran keislaman tingkat dasar. sistem pengajaran yang dilakukan biasanya seorang pengajar membacakan ayat kemudian ditirukan murid secara bergantian, demikian juga murid belajar satu persatu kepada guru. Sebelum belajar biasanya mereka membaca pelajaran al Qur'an dengan suara yang lantang serta bersahutan, namun tidak mengganggu antara yang satu dengan yang lainnya. 

Secara umum pengajaran al Qur'an dilakukan dengan menghafalkan huruf arab (Hijaiyah). kemudian dilanjutkan dengan huruf yang berharokat. Setelahnya diajarkan kalimat kalimat yang bergandeng. Jika sudah tamat dilanjutkan dengan pelajaran Turutan (pengajaran al Qur'an sistem Baghdadiyah karena diduga berasal dari model Baghdad-Irak yang dibawa oleh para Mubaligh). 

Sesudah hatam turutan dilanjutkn dengan Juz 'Amma dan dibarengi dengan pelajaran tambahan seperti Rukun Iman,Rukun Islam dan Do'a do'a yang disampaikan secara hafalan dalam bentuk bahasa Arab atau bahasa Jawa. Demikianlah proses dakwah islam yang berlangsung hingga saat ini dalam bentuk kecil hingga yang terbesar.