Harmoni Puasa (15) Tentang masuknya Islam di Wonosobo
Cari Berita

Advertisement

Harmoni Puasa (15) Tentang masuknya Islam di Wonosobo

Senin, 20 Mei 2019

@Sumbingexplore

3. Islam telah ada di Wonosobo pada awal abad ke 18 M sekitar tahun 1700 M. dan boleh jadi telah masuk ke daerah ini pada abad ke 17 M. penyebaran agama islam di Wonosobo ini dilakukan oleh para keturunan (ahlul bait) Nabi yang berbangsa Arab dengan sebutan para Sayyid yang datang dari daerah pantai Utara pulau Jawa yaitu Batang Pekalongan. 

Pendapat ini didukung oleh keterangan sebagai berikut; Pertama, Dalam catatan buku Robithoh Alawiyin Indonesia yang berada di Jakarta, terdapat catatan bahwa serombongan keluarga Ba'abud dan Bin Yahya marga dari keturunan Alawiyin secara berkelompok pergi ke daerah Wonosobo dengan melalui Batang Pekalongan untuk menyebarkan dakwah islamiyah. 

Dalam catatan tersebut disebutkan bahwa Sayyid Hasyim sebagai pemimpin rombongan wafat dan dimakamkam di daerah Wonosobo tahun 1212 H. atau sekitar tahun 1791 M. Hal itu diperkuat dengan adanya kuburan sebagai pemakaman para Sayyid, diantaranya terdapat makam Sayyid Hasyim Bin Idrus beserta istri dan keluarga serta pengikutnya yang terletak disebelah Barat makam Umum Dusun Ketinggring dan Makam Candi Mulya (mangunkusuman)

. Kedua, dalam artivak batu Nisan tersebut terdapat salah seorang pengikut Sayyid Hasyim yang berasal dari daerah Batang bernama Mu'minah binti Zakaria Al Qodli yang berangka tahun 1260 H, Yahya Hajatun Nabi tahun 1260 dan istrinya 1264, walid Hasyim Ibn Hajatun 1262 H serta batu Nisan yang lain dengan angka antara 1262 H dan 1264 H. 

Ketiga, di daerah Kauman Wonosobo terdapat keturunan Arab dari Sayyid Hasyim yang merupakan cucu buyut dari beliau yang menempati daerah tersebut sejak berabad abad yang lalu. Kuat dugaan jika Sayyid Hasyim menyebarkan agama islam dan mukim di daerah Kauman dengan mendirikan Masjid serta tempat pengajaran agama islam.10)Keempat, ditemukan pula artivak Nisan yang berangka tahun 1260 an sampai dengan 1280an Hijriah yang menunjukkan tahun wafat dari para Sayyid dan pengikut dari Sayid Hasyim. Kelima,ditemukannya catatan tentang sanad Thoriqoh Alawiyah dan Sathoriyah yang diajarkan secara turun temurun oleh keluarga Ba'abud.