Harmoni Puasa (9) Dominasi Para Ulama Terhadap Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

Harmoni Puasa (9) Dominasi Para Ulama Terhadap Masyarakat

Selasa, 14 Mei 2019


Oleh: Ahmad Muzan MPd.I

Diakui oleh sejarah bahwa dominasi para 'Ulama terhadap masyarakat dibandingkan dengan pengaruh Keraton terhadap rakyatnya sempat membuat ketegangan antara kelompok priyayi dan Santri. Ketegangan itu sampai berakibat pada penyingkiran para 'Ulama dari lingkungan Keraton. 

Contoh dari persoalan ini adalah tersingkirnya Pangeran Diponegoro dari Kesultanan Mataram akibat dominasi kelompok Priyayi dan didukung oleh kekuatan Penjajah untuk menyingkirkan para 'Ulama walaupun dalam masa tertentu para 'Ulama telah banyak berjasa dalam pengislaman dan penyebaran pengaruh kekuasaan keraton. 

Sebagai akibat dari penyingkiran kaum 'Ulama, maka tersebarlah para kaum santri masuk ke daerah daerah pedalaman untuk menyusun kekuatan dengan simbol keislaman sebagai alat perlawanan terhadap penjajah yang disebutnya dengan kaum kafir. 

Dalam proses penyingkiran dan penyusunan kekuatan itu terjadi proses dakwah serta penyebaran agama islam di daerah pedalaman. Tidak jarang daerah pedalaman di Jawa ini dijadikan markas perjuangan dan tempat penyebaran islam . Para Kaum santri kemudian membentuk suatu lembaga yang pada gilirannya disebut dengan Pesantren.