Harmoni Puasa (28) Masjid Masijd Kuno di Wonosobo
Cari Berita

Advertisement

Harmoni Puasa (28) Masjid Masijd Kuno di Wonosobo

Minggu, 02 Juni 2019


Masjid -Masjid kuno yang berada di daerah Wonosobo hampir mirip dengan daerah daerah lain yang digolongkan sebagai masjid kuno. Bangunan masjid tua memiliki ciri diantarnya memiliki arsitektur yang khas, yaitu memiliki atap bertingkat yang meruncing, yang kadang terdiri dari lima atau tiga atap sehingga masjid terlihat seperti bangunan yang menjulang tinggi. 

Di salah satu bagian atap terdapat tempat khusus yang digunakan oleh muadzin (orang yang adzan) untuk mengumandangkan adzan, ciri ini merupakan ciri tersendiri model bangunan Masjid di Jawa. selain ciri atap kebanyak Masjid kuno mempunyai landasan yang berbentuk segi empat dan lebih tinggi dari tanah, sehingga tidak berdiri di atas tiang tiang seperti kebanyakan bangunan Musholla (Langgar). 

Bagian dalamnya terdiri dari dua bagian yaitu bagian dalam yang di depannya terdapat tempat imam serta para Khotib untuk berkhutbah dan bagian luar yang disebut dengan serambi digunakan untuk aktifitas yang lain seperti musyawarah.

Masjid inilah yang pada masa dulu digunakan untuk menyampaikan ajaran islam oleh para 'Ulama kepada santri santrinya dalam bentuk halaqoh atau kelompok kecil atau sebagai tempat bagi pengembara yang datang untuk menyebarkan agama islam, disediakan sebuah Mesjid.22) Dari fakta tentang pengajaran islam ini dapat dibuktikan bahwa pada makam makam keluarga Sayyid terdapat tulisan dalam batu Nisan dengan menggunakan kalimah yang hampir menyerupai dalam bentuk nadhom (prosa Arab) yang tertulis dalam kitab Maulid al Barzanji . Sebagai bentuk bahwa Pendidikan dan Pengajaran islam telah dilakukan semenjak lama di Masjid.